Internasional — Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi menyatakan dukungan kuat kepada pemimpin tertinggi baru Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei. Dukungan ini disampaikan melalui pesan ucapan selamat setelah Mojtaba ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei.
Mojtaba Khamenei dipilih oleh Majelis Ahli Iran sebagai pemimpin tertinggi ketiga negara tersebut pada awal Maret 2026, setelah kematian Ali Khamenei di tengah konflik militer yang melibatkan serangan Amerika Serikat dan Israel.
Dalam pesannya, Putin menyampaikan keyakinannya bahwa Mojtaba mampu melanjutkan kepemimpinan ayahnya dan mempersatukan rakyat Iran di tengah situasi yang sangat sulit. Kremlin juga menegaskan bahwa Rusia akan tetap menjadi mitra strategis bagi Iran di masa mendatang.
Putin menilai jabatan baru yang diemban Mojtaba membutuhkan keberanian dan dedikasi tinggi, terutama karena Iran sedang menghadapi tekanan geopolitik serta konflik regional yang meningkat. Rusia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat kerja sama dengan Iran, baik di bidang politik maupun keamanan.
Mojtaba Khamenei sendiri dikenal sebagai ulama berpengaruh yang sebelumnya memiliki peran penting di lingkaran kekuasaan Iran, terutama dalam urusan politik dan keamanan. Ia kini resmi menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak 8 Maret 2026.
Penunjukan Mojtaba terjadi di tengah ketegangan geopolitik yang memanas di Timur Tengah. Dukungan Rusia kepada pemimpin baru Iran dipandang sebagai sinyal kuat bahwa hubungan strategis kedua negara akan tetap berlanjut, bahkan di tengah tekanan dari Barat.



0 Comments