Tangerang — Kasus pembunuhan dalam rumah tangga kembali mengguncang publik setelah seorang wanita muda di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, diduga menghabisi nyawa suaminya sendiri. Peristiwa tragis ini bermula dari pertengkaran hebat yang dipicu persoalan rumah tangga.
Pelaku yang diketahui berinisial EM (25) diduga menikam suaminya, Andi (53), hingga meninggal dunia. Insiden tersebut terjadi di kediaman mereka pada Kamis (5/3) sekitar pukul 18.00 WIB.
Suami Datang ke Rumah, Awalnya Situasi Masih Normal
Menurut keterangan kepolisian, korban datang ke rumah istrinya di wilayah Tigaraksa. Setibanya di rumah, korban sempat mandi dan meminta ibu mertuanya untuk menyiapkan pakaian.
Namun permintaan itu tidak segera dipenuhi karena sang ibu mertua dan pelaku sedang menjalankan ibadah salat. Hal ini diduga memicu suasana tegang di dalam rumah.
Pertengkaran Memanas Gara-Gara Rencana Menikah Lagi
Situasi semakin panas ketika pelaku dan korban mulai membicarakan rencana korban yang disebut ingin menikah lagi.
Pelaku sempat melontarkan kalimat yang menunjukkan kekecewaan. Ia meminta agar dirinya dilepaskan jika sang suami memang berniat menikah lagi.
Namun jawaban korban justru memperkeruh keadaan. Perdebatan yang semakin sengit membuat korban marah hingga memukul kaca lemari sampai pecah.
Pelaku Panik, Ambil Golok dan Menyerang
Dalam situasi yang semakin tidak terkendali, pelaku diduga mengambil golok yang tersimpan di dalam lemari.
Serangan pertama tidak melukai korban karena sarung senjata masih menempel. Namun pelaku kembali mengayunkan golok tersebut beberapa kali hingga mengenai tubuh korban.
Korban mengalami luka serius pada bagian kepala, tangan yang digunakan untuk menangkis serangan, serta kaki. Luka tersebut akhirnya membuat korban tak mampu bertahan.
Korban Meninggal, Pelaku Datangi Polisi
Korban akhirnya meninggal dunia beberapa jam setelah kejadian.
Yang mengejutkan, setelah insiden tersebut pelaku justru mendatangi kantor polisi dan mengakui perbuatannya. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Sementara itu, jenazah korban dibawa ke rumah sakit untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.



0 Comments